Kuliner sebagai Kata

Mungkin berkat jasa Pak Bondan dan acara televisinya, kuliner menjadi kata yang populer beberapa tahun belakangan. Kata ini kerap muncul dalam percakapan sehari-hari sehingga kita tidak (perlu) kesulitan memikirkan maknanya: apa yang dimaksud dengan kuliner pada suatu konteks akan mudah tersampaikan.

Tidak lama lalu, misalnya, saya mengamati interaksi dua teman di media sosial; yang seorang bertanya kepada yang lain tentang “kuliner di sekitar sini.” Kuliner di situ berarti ‘tempat makan enak’.

Kata kuliner konon kita serap dari kata bahasa Inggris culinary atau kata bahasa Belanda culinair, yang keduanya merupakan adjektiva dan bermakna kurang lebih ‘berkaitan dengan dapur atau masak-memasak’. Lema kuliner sendiri (tolong pembaca betulkan jika saya keliru) baru masuk KBBI di edisi IV dengan kelas kata adjektiva dan makna yang sebelas-dua belas dengan sumber etimologisnya, yaitu ‘berhubungan dengan masak-memasak’. Maka, tim acara Pak Bondan dapat kita anggap taat kamus ketika menjuduli program mereka Wisata Kuliner.

Namun demikian, kita tahu pada praktiknya sebuah kata dapat diberi makna bermacam-macam yang tentu tidak jadi soal selama komunikasi berjalan lancar. Satu makna praktis dalam perbincangan dua teman saya yang tersebut di awal sekadar satu contoh saja. Ada beberapa makna lain lagi.

Saya sempat melakukan studi kecil-kecilan melalui mesin pencari dan menemukan setidaknya makna-makna berikut dari kata kuliner:

  1. (nomina) makanan; makanan dan minuman; masakan, contoh:  … menceritakan keunikan salah satu kuliner Nusantara
  2. (nomina) kekayaan kuliner, contoh: Karakter asam dan pedas menjadi ciri khas dari ikon kuliner Pekanbaru.
  3. (nomina) wisata kuliner, contoh: Senangnya berpetualang dan berkuliner.
  4. (nomina) memasak, contoh: Teori Dasar Kuliner
  5. (nomina) masakan khas, contoh: Apalagi dengan bahan baku kepala kakap merah yang menjadi favorit saya sepanjang masa, kuliner Makassar ini langsung menyentuh rasa cinta yang muncul di indera pengecap.
  6. (nomina) bidang kuliner; industri kuliner, contoh: Lu cocoknya kerja di kuliner aja.

Dari amatan sekilas ini kita dapat mengetahui tiga hal. Pertama, kuliner memiliki berbagai makna yang berbeda meskipun masih berkaitan. Kedua, banyak dari makna lain itu menyimpang dari kata asalnya, yaitu culinary atau culinair. Dan yang ketiga, banyak orang ternyata menganggap kuliner berkelas kata nomina alih-alih adjektiva.

Mungkin pembaca dapat menemukan makna atau hal lainnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s